Tag

, , , , ,

Anak NEGERI

Siang menjelang sore, sekitar pukul 15.00 (Minggu, 12 april 2012). Di bulan kemerdekaan Indonesia, yang ke-67 tahun tepatnya. Tanpa alas kaki engkau berlari mengejar bis kota disekitar Permai, Tanjung Priok-Jakarta Utara. Mengejar bis kota, mengejar rizki, mengejar uang, mungkin mengejar “THR” pula….dengan pakaian agak kumuh, bermodalkan botol aqua berisikan pasir engkau pun mulai menyaikan lagu demi lagu, menjual suaramu kepada penumpang bis kota. Hanya satu yang engkau harapkan, uang,,,,ya uang, uang untuk keperluan sehari-hari, sekolah, dan mungkin untuk membantu orang tuamu.

Nyanyian pun terhenti, sambil berjalan kamu mengambil amplop kecil yang dibagikan kepada penumpang bis kota, dengan harapan amplop tersebut di isi uang oleh orang dermawan. Satu per satu mengkau mengambil amplop itu. Kemudian engkau turun dari bis, untuk menghitung,,,”sudah berapa uang yang sudah terkumpul?apakah sudah cukup untuk hari ini!” Jika belum ia pun terus mencari bis kota dengan jumlah penumpang yang banyak, dan mengulangi nyanyian-nyanyian, mengambil amplop, dan menghitung.

Setiap hari itu pekerjaanmu, engkau masih belia, engkau masih memiliki potensi, engkau memiliki kekuatan, tetapi….adakah yang memperhatikanmu????adakah yang medidikmu????adakah yang peduli dengan kalian???

Iklan