Uncategorized

Starpreneurs Kampus Umar Usman

P_20180224_071432Bismillahirrahmanirrahim… in syaa Allah hari ini dan besok saya juga teman-teman yang lain akan mengikuti #starpreneurs 2018 di @kampus_umarusman .

Ada sekitar 300 an peserta, semoga acara dan rangkaian kegiatan berjalan lancar, peserta dan panitia selalu di berikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap rangkaian kegiatan.

Kampus Bisnis Umar Usman. Semoga Allah berikan kelancaran dan keberhasilan serta keberkahan. Aamiin Yaa Rabb 🙏

Temen-temen mohon doa ya 🙏

#umarusman #kampusumarusman #kampusbisnisumarusman #starpreneurs #starpreneursumarusman #hits #sayapengusaha #tangguhP_20180224_071929_BF

Iklan
ANAK NEGERI, Cerita Masa Depan, Indonesia, Kapal Ikan, Uncategorized

Belajar Di Umar Usman

Selesai kelas riset internet bersama miss Isa di Kampus Bisnis Umar Usman. Semoga Allah mengijinkan kami tuk melanjutkan belajar di kampus ini Aamiin Yaa Rozzaak.

Sebuah lembaga pendidikan yang mencetak pengusaha tangguh dan berkarakter. Tak hanya membentuk diri dari segi dunia, namun juga kepribadian langit. Berkoalisi dengan mereka yang baik dan melejit.

Jazakillahu khoiron katsir miss Isa sharing nya. Continue reading “Belajar Di Umar Usman”

Uncategorized

Bukan Sekedar Bisa

Kemarin sore saya sempat silahturahi dengan teman lama, memang sebelumnya kami sudah janjian. Teman yang saya kenal saat 2010. Saat itu kita menjadi kontingen DKI untuk lomba tingkat nasional, dan alhamdulillah kami mendapat juara I. Allahu Abar.

Kami janjian ba’da jum’atan mencoba mengikuti apa yang Allah perintahkan dalam surat al jumu’ah, bertebaranlah kamu setelah melaksanakan sholat, dan semoga pertemuan ini membawa berkah.

Mobil Mewah

Continue reading “Bukan Sekedar Bisa”

ANAK NEGERI, Cerita Masa Depan, Hikmah, Indonesia, KARAKTER, Uncategorized

Berdampingan

Sepeda HIjauBerdampingan tak selamanya harus bergandengan tangan, di jalan-jalan, di taman-taman, atau di mal-mal. Likat saja, si green light dan si red.

Asalmu-asalnya karena ingin mencari mesin setor tunai, kesana ke mari bertemu dirimu (si Red) sendiri, aku pun memberanikan diri seorang diri (hanya sepeda) menghampiri.

Tak lama aku dekati dirimu, hanya sekejap waktu, karena ku rasa aku belum bisa melakukanya di sini, saai ini, dan di tempat ini, dengan bapak parkir tua berambut putih tak beraturan.

Teringat saat beberapa tahun lalu. Saat aku ditawarinya sepeda motor, namun aku lebih memilih sepeda. Sepeda ontel, jarene wong jowo, bukan sepeda motor. Entah kenapa saya suka akan dirimu, Yang aku yakini keren tak harus mahal, namun lebih dari  itu. Continue reading “Berdampingan”

Uncategorized

Bukan Sekedar Bisa

Mobil Mewah\Bagi sebagian orang mobil merupakankendaraan mewah, setuju ? Sebab harganya cukup mahal jika kita ingin membelinya. Dilihat dari pekerjaan dan jumlah gaji, hanya mereka berpenghasilan di atas UMR lah yang bias membeli mobil, apapun jenis mobil itu, apalagi jenis sport.

Namun saya tidak hendak membahas mengenai harga mobil, namun lebih kepada si pemilik, pengemudi atau supirnya.

Kemarin malam saya mengendarai motor dengan amat sangat pelan, karena menyesuaikan laju kendaraan yang ada di depan saya, mobil pribadi. Tidak lama saya mengira bahwa mobil itu akan menepi, barulah saya memberikan lampu “seen” ke arah kanan dan saya mendahului mobil tersebut.

Tak lama dari itu mobil ini tepat berada di samping saya dan membelokkan ke arah kanan, tepatnya ke arah saya, dan nyaris saya hampir tertabrak.

Mungkin kejadian serupa pernah Anda alami. Mungkin ini juga peringatan Allah kepada kita agar kita bisa memperhatikan pengguna jalan lain.

Kalau tolok ukurnya hanya bisa banyak orang yang bisa mengemudi, tentu akan sangat banyak orang yang bisa. Jadi ketika kita mengemudikan kendaraan, perhatikan juga pengendara lain.

Jangan sampai karena kita fokus namun kita abaikan pengemudi lain, bisa itu sepeda, motor, pejalan kaki, bahkan hingga binatang sepertinya  🙂

 

Uncategorized

Untuk kamu, Yang sempat hadir.

file_1470538902

Apa kabar? Sudah lama kita tak jumpa. Jangankan berjumpa, saling sapa pun sudah tidak. Aku maklumi itu semua. Aku menghargai kehidupanmu, dan kau? entahlah masih peduli dengan hidupku atau tidak.

Mungkin kamu akan bertanya, kenapa aku menulis ini semua? Jika kau mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu tentu tidak. Untuk apa. Lalu jika kau mengira, aku ingin mendramatisir keadaan itupun tidak. Sama sekali tidak.

Continue reading “Untuk kamu, Yang sempat hadir.”